Para Perancang Jihad untuk Sewindu Haul Gus Dur
Bedah Buku berjudul “Para Perancang Jihad” menandai kegiatan Sewindu Haul Gus Dur yang digelar Untag Surabaya bekerjasama dengan GUSDURian Surabaya. Dalam bedah buku yang dimoderatori Plt. Kabag Humas dan Kepala Program Studi FISIP Untag Surabaya A.A.I Prihandari Satvikadewi, M.Med.Kom, hadir putri ke tiga Gus Dur, Anita Wahid yang menyampaikan Orasi Kebangsaan.
Sebagai narasumber dihadirkan Rektor
Untag Surabaya Dr. Mulyanto Nugroho, MM, CMA, CPAI., Direktur Utama TV
9, Ahmad Hakim serta Ketua Yayasan LKIS Yogyakarta, Hairus Salim.
Presidium Gusdurian Jawa Timur Iqbal menyampaikan bahwa buku “Para
Perancang Jihad” merupakan salah satu produk dari program Jaringan
GUSDURian Nasional. “Buku ini kami jadikan sebagai media kampanye anti
terhadap gerakan ekstrimisme kekerasan yang ada di Indonesia saat ini”,
ujar Iqbal.
Ia berharap buku tersebut bisa
dijadikan rujukan secara akademis baik untuk keperluan pengembangan
riset maupun karya ilmiah lain. Selain itu bisa menjadi awareness bagi
semua pihak, bahwa indoktrinasi paham keagaamaan radikal berujung
ekstrimisme bisa menyerang siapa saja, akademisi sekalipun.
Selain bedah buku, Sewindu Haul Gus
Dur juga diperingati dengan dengan Istighotsah. Turut datang dalam acara
Ketua Yayasan Perguruan 17 Agustus 1945 Surabaya Drs. Ec. Mangapul
Silalahi, MM, Bendahara Yayasan Perguruan 17 Agustus 1945 Surabaya J.
Subekti, SH., MM, Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Dr. Endro
Tjahyono, MM., Wakil Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Dr.
Rachmawati Novaria, MM.
Dalam sambutan sebagai keynote speaker di
acara tersebut, Mangapul Silalahi berharap agar lulusan Untag Surabaya
tidak hanya memiliki jiwa yang nasionalis. “Alumni Untag Surabaya harus
juga mempunyai spirit religius dan berjiwa nasionalis serta semangat
kebhinekaan yang kuat sehingga visi, misi serta teladan Gus Dur mendapat
porsi memadai di kampus merah putih ini,” ujarnya.
Komentar
Posting Komentar